Kemajuan
teknologi informasi telah mengubah cara perusahaan dalam mengumpulkan data,
memproses dan melaporkan informasi keuangan Oleh karena itu auditor akan banyak
menemukan lingkungan dimana data tersimpan lebih banyak dalam media elektronik
dibanding media kertas. Auditor harus menentukan bagaimana perusahaan
menggunakan system teknologi informasi untuk meng-inisiasi, mencatat, memproses
dan melaporkan transaksi dalam laporan keuangan.
Sebenarnya
tidak ada perbedaan konsep audit yang berlaku untuk system yang kompleks dan
system manual, yang berbeda hanyalah metode-metode spesifik yang cocok dengan
situasi system informasi akuntansi yang ada. Pemahaman ini diperlukan dalam
rangka mendapatkan pemahaman internal control yang baik agar dapat merencanakan
audit dan menentukan sifat, timing dan perluasan pengujian yang akan dilakukan.
Statement
on Auditing Standar (AICPA) dan Standar Profesional Akuntan Publik (IAI) juga
mengatur masalah ini. Beberapa item dalam standar audit tersebut mengatur tata
cara audit dalam lingkungan system informasi berbasis computer. Menurut standar
pada dasarnya auditor keuangan melakukan pengujian berikut:
1.
Uji kepatuhan
terhadap prosedur yang berlaku (otorisasi, kelengkapan, keakuratan)
2.
Uji Substantif
(Uji terhadap transaksi dan hasil pengolahan),
3.
Pengolahan kembali
transaksi dalam prosedur pengujian kepatuhan atau substantive.
Tentunya
luasnya pengujian terkait dengan resiko deteksi yang dapat diterima oleh
auditor. Jenis dan luas pengujian tidak tergantung besarnya perusahaan tetapi
ditentukan oleh kompleksitas lingkungan TI yang ada seperti luasnya system
on-line yang digunakan, tipe dan signifikansi transaksi keuangan, serta sifat
dokumen/database, serta program yang digunakan.
Pengaruh
terbesar penggunaan teknologi informasi sebagai perangkat yang digunakan oleh
perusahaan untuk menghasilkan informasi sebagai objek data diantaranya adalah
sebagai berikut:
1.
Perubahan bentuk
informasi sebagai bukti audit dari informasi yang menggunakan kertas (visual)
menjadi bentuk elektronik (non visual) yang tersimpan dalam media penyimpanan
computer.
2.
Perubahan bentuk
bukti audit tersebut pada gilirannya juga mempengaruhi cara memperoleh bukti
audit dan cara mengevaluasi bukti audit yang telah diperoleh tersebut.
3.
Volume data yang
tersimpan pada sebuah perusahaan, apalagi perusahaan multinasional, misalnya
telah mencapai ukuran yang sangat besar, yaitu mencapai kapasitas terra byte,
bahkan mungkin penta byte.
4.
Perubahan jejak
audit, yakni suatu mekanisme yang memungkinkan pelacakan kronologis suatu
transaksi dari awal sampai akhir ataupun sebaliknya.
5.
Adanya perubahan
struktur pengendalian internal perusahaan, terutama yang berkaitan dengan
pengolahan data.
Seluruh
bentuk pengaruh diatas menjadikan Teknik Audit Berbantuan Komputer sebagai
suatu keharusan bagi Kantor Akuntan Publik, apabila ingin memberikan pelayanan
terbaik pada klien-kliennya, dengan pekerjaan audit yang berkualitas, tepat
waktu, serta adanya efisiensi biaya dan tenaga dalam pengerjaan audit.
Secara
umum, Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) atau Computer Assisted Audit
Technique Tools (CAATT) adalah setiap penggunaan teknologi informasi sebagai
alat bantu dalam kegiatan audit. TABK/CAATT dapat juga didefinisikan sebagai
penggunaan perangkat dan teknik untuk mengaudit aplikasi komputer serta mengambil
dan menganalisa data. Dengan kata lain TABK/CAAT merupakan perangkat dan teknik
yang digunakan untuk menguji (baik secara langsung maupun tidak langsung)
logika internal dari suatu aplikasi komputer yang digunakan untuk mengolah
data.
Apabila
auditor memilih menggunakan teknik audit berbantuan komputer, maka auditor
dapat memilih pendekatan yang digunakannya, yaitu apakah untuk melakukan
pengujian aplikasi ataukah melakukan pengujian substantif.
Apabila
auditor memilih untuk melakukan pengujian aplikasi, maka ada beberapa
pendekatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:
1.
Test Data
Metode
ini menggunakan data masukan yang telah dipersiapkan auditor dan menguji data
tersebut dengan salinan (copy) dari perangkat lunak aplikasi auditan. Hasil
pemrosesan data tersebut akan dibandingkan dengan ekspektasi auditor. Jika ada
hasil yang tidak sesuai, mungkin ini suatu indikasi penyimpangan logika atau
mekanisme pengendalian.
2.
Integrated Test
Facility (ITF)
Adalah
suatu pendekatan teknik terotomatisasi yang memungkinkan auditor menguji alur
logika dan kendali suatu aplikasi pada saat operasi normal berlangsung.
3.
Parallel
Simulation (PS)
Pendekatan
ini mengharuskan auditor untuk membuat suatu program yang menyimulasikan fungsi
utama tertentu dari aplikasi yang sedang diuji.
Sedangkan
untuk melakukan pengujian substantif (misalnya detail transaksi atau saldo
perkiraan), maka auditor dapat memilik teknik:
1.
Embadded Audit
Module (EAM)
Merupakan
suatu teknik dimana satu atau lebih modul program tertentu dilekatkan di suatu
aplikasi untuk mencatat secara tersendiri serangkaian transaksi yang telah
ditentukan ke dalam file yang akan dibaca oleh auditor
2.
Generalized Audit
Software (GAS)
Adalah
pendekatan yang menggunakan suatu perangkat lunak tertentu yang dimanfaatkan untuk
menyeleksi, mengakses, mengorganisasikan data untuk kepentingan pengujian
substantif. Pendekatan ini memungkinkan auditor untuk mengakses dan mengambil
berbagai file data ke dalam computer untuk kemudian melakukan berbagai
pengujian yang diperlukan. Pendekatan ini merupakan teknik yang paling populer
karena relatif lebih mudah karena tidak diperlukan kemampuan teknik komputasi
yang cukup mendalam.
Apabila
dilihat dari sisi proses pengujian logika internal suatu aplikasi, maka teknik
test data, ITF, PS dan EAM merupakan teknik-teknik pengujian logika internal
aplikasi secara langsung sedangkan teknik GAS merupakan suatu teknik pengujian
tidak langsung. GAS disebut dengan teknik pengujian tidak langsung karena lebih
cenderung untuk mengambil output dari aplikasi untuk kemudian diolah kembali
untuk diuji apakah output itu sesuai dengan kriteria pengujian yang ditentukan.
Makalah ini khusus membahas penggunaan TABK/CAAT berbasis GAS yang biasa
digunakan oleh Kantor Akuntan Publik, terutama Kantor Akuntan Publik Besar yang
memang sangat membutuhkan penggunaan teknik ini untuk mempercepat penyelesaian
pekerjaan audit mereka.
FUNGSI
GENERALIZED AUDIT SOFTWARE
Secara
umum, terdapat beberapa fungsi dari GAS, diantaranya adalah sebagai berikut:
1.
Membuat
perhitungan-perhitungan dan melakukan verifikasi atas perkalian dan
penjumlahan.
2.
Memeriksa catatan
untuk mengetahui kualitas, kelengkapan, konsistensi dan ketepatannya.
3.
Mengikhtisarkan
atau mengurutkan data dan melakukan analisis data, berikut mengidentifikasi urutan-urutan
yang hilang
4.
Memilih sampel
audit secara valid.
5.
Mencetak
permintaan konfirmasi.
6.
Membandingkan data
yang diperoleh melalui prosedur audit lainnya dengan catatan perusahaan. Dapat
pula dibandingkan data-data pada file yang terpisah.
7.
Membuat stratifikasi
data.
8.
Membuat
analisa-analisa statistik.
9.
Pembuatan grafik
dan pivot tables.
KEUNTUNGAN
AUDIT DENGAN MENGGUNAKAN GAS
Terdapat
beberapa keuntungan audit menggunakan software, diantaranya adalah sebagai
berikut:
§
Software-software
GAS tersebut kebanyakan merupakan sistem yang independen dan yang digunakan
adalah file dengan jenis read-only copy (hanya dapat dibaca, tapi tidak dapat
diubah) sehingga dapat mencegah kerusakan data akibat pengeditan ataupun
penghapusan.
§
Memberikan
dokumentasi dari setiap pengujian yang dilakukan dalam software tersebut yang
dapat digunakan sebagai dokumentasi pelengkap dalam kertas kerja audit.
§
Penghematan biaya
dan tenaga (efisiensi) dalam audit, terutama audit pada perusahaan besar dengan
sampel audit yang sangat banyak, dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat
karena kebanyakan dari software-software tersebut mempunyai kemampuan unlimited
dalam membaca data sumber.
§
Memberikan nilai
tambah dan meningkatkan kualitas audit, karena software-software GAS pada
umumnya mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kecurangan (fraud) dengan cara
mengadakan pengujian analitis, yaitu pengujian terhadap informasi finansial
yang dibuat dengan mempelajari hubungan-hubungan yang masuk akal diantara data
finansial dan non finansial untuk menaksir apakah keseimbangan rekening yang
terjadi masuk akal atau tidak, seperti misalnya rasio, trend, dan pengujian
Benford’s law.
KEKURANGAN
TABK/CAATT
Sekalipun
telah diuraikan diatas bahwa TABK/CAATT merupakan teknik audit modern dengan
berbagai kelebihan dibandingkan dengan audit secara manual, namun tetap harus
diakui bahwa audit dengan teknik ini tetap mempunyai keterbatasan. Keterbatasan
tersebut diantaranya adalah tidak adanya “peluru perak” dalam mengembangkan
keahlian penguasaan software-software GAS terhadap staf audit.
Software-software tersebut pada umumnya harus dipelajari dalam waktu yang lama,
sehingga sebuah KAP yang menginginkan staf-stafnya mahir dalam penguasaan
software-software GAS ini harus “menginvestasikan” dana dalam jumlah yang cukup
besar untuk membekali mereka dengan serangkaian pelatihan-pelatihan penggunaan
software ini. Pada beberapa kasus, pelatihan-pelatihan tersebut malah menjadi
percuma karena tidak langsung dipraktekkan pada audit yang dilakukan. Hal ini
karena untuk menjadi mahir, software-software ini menuntut pengembangan dan
pemeliharaan keahlian secara kontinyu.
SOFTWARE-SOFTWARE
GAS YANG BIASA DIGUNAKAN KAP
Ada
banyak software GAS yang saat ini beredar dan digunakan oleh Kantor-Kantor
Akuntan Publik di seluruh dunia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
1.
ACL (Audit Command
Language)
ACL
for Windows dirancang khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan
audit baik untuk pengguna biasa (common/nontechnical users) maupun pengguna
ahli (expert users). Dengan menggunakan ACL, pekerjaan auditing akan jauh lebih
cepat daripada proses auditing secara manual yang memerlukan waktu sampai
berjam-jam bahkan sampai berhari-hari.
Dengan
beberapa kemampuan ACL, analisis data akan lebih efisien dan lebih meyakinkan.
Berikut ini beberapa kemampuan ACL:
§
Mudah dalam
penggunaan.
ACL
for Windows, sesuai dengan namanya, adalah perangkat lunak (software) berbasis
Windows, di mana sistem operasi Windows telah dikenal bersifat mudah digunakan
(user friendly). Kemudahan ini ditunjukkan dengan pengguna hanya meng-click
pada gambar-gambar tertentu (icon) untuk melakukan suatu pekerjaan, dan
didukung pula dengan fasilitas Wizard untuk mendefinisikan data yang akan
dianalisis.
§
Built-in audit dan
analisis data secara fungsional.
ACL
for Windows didukung dengan kemampuan analisis untuk keperluan
audit/pemeriksaan seperti: analisis statistik, menghitung total, stratifikasi,
sortir, index, dan lain-lain.
§
Kemampuan
menangani ukuran file yang tidak terbatas.
ACL
for Windows mampu menangani berbagai jenis file dengan ukuran file yang tidak
terbatas. Kemampuan untuk membaca berbagai macam tipe data. ACL for Windows
dapat membaca file yang berasal dari berbagai format antara lain: Flat
sequential, dBase (DBF), Text (TXT), Delimited, Print, ODBC (Microsoft Access
database, Oracle), Tape ( ½ inch 9 – track tapes, IBM 3480 cartridges, 8 mm
tape dan 4 mm DAT).
§
Kemampuan
mengekspor hasil audit
ACL
mempunyai kemampuan untuk mengekspor hasil audit ke berbagai macam format data
antara lain: Plain Text (TXT), dBase III (DBF), Delimit (DEL), Excel (XLS),
Lotus (WKS), Word (DOC), dan WordPerfect (WP).
§
Pembuatan Laporan
berkualitas tinggi.
ACL
for Windows memiliki fasilitas lengkap untuk keperluan pembuatan laporan.
ACL
for Windows dapat bekerja menggunakan database relasional modern, di samping
tentu saja menggunakan sistem penyimpanan data secara tradisional. Pada sistem
legacy, untuk membuat dan memproses data tanpa menggunakan program, sedangkan
ACL for Windows memiliki kemampuan untuk mengakses data.
ACL
for Windows dapat mengakses data dalam berbagai macam format dan pada berbagai
macam tipe media penyimpanan. ACL for Windows mampu menguji output atas suatu
aplikasi di mana data yang digunakan kurang meyakinkan, atau mungkin aplikasi
tersebut tidak berjalan dengan benar. ACL for Windows dapat digunakan untuk
keperluan View, Explore, dan menganalisa seluruh data serta membuat laporan
atas hasil-hasilnya.
Sebelum
melakukan download atas data, perlu dipersiapkan dulu datanya. Jika seluruh
data ada pada file tertentu dan mempunyai format tertentu yang dapat dibaca
langsung oleh ACL for Windows, maka transfer bisa langsung dilakukan dalam
bentuk native state ke PC. Mungkin tidak perlu mentransfer seluruh data untuk
file yang berukuran besar.
File
output report dalam bentuk elektronik bisa diakses oleh ACL for Windows, karena
hampir semua software komputer mampu menghasilkan laporan (report). ACL for
Windows mampu membaca informasi yang disimpan dalam bentuk laporan tercetak.
Aplikasi ini sangat berguna ketika Anda ingin mengakses data yang tersimpan
dalam format database yang rumit.
Langkah
pertama dalam memproses laporan sebagai data adalah dengan cara melakukan
capture informasi ke dalam disket. Dalam kebanyakan lingkungan (environment)
komputer mini dan mainframe, hal tersebut bisa langsung dilakukan, karena
umumnya file akan di-spooled sebelum dicetak. Anda tidak perlu mencetak file
terlebih dahulu, cukup meng-copy spool file-nya sebelum dihapus oleh sistem.
Jika perlu men- download spooled report file, sekali lagi tanyakan kepada
departemen komputer untuk meng-copy-kan file yang diperlukan ke disket, untuk
selanjutnya dilakukan download atas file tersebut.
2.
IDEA (Interactive
Data Analysis Software)
Merupakan
software audit yang dapat digunakan untuk membuat rekonsiliasi, investigasi
kecurangan, internal/operational audit, pemindahan file, mempersiapkan laporan
manajemen dan analisis-analisis lainnya, termasuk menelusuri security log.
IDEA
adalah software yang powerful dan mudah dioperasikan untuk membantu akunting
dan professional keuangan meningkatkan keahlian auditing, mendeteksi
kecurangan, dan memenuhi dokumen-dokumen standar. Software ini memungkinkan
kita untuk mengimpor data dengan cepat, menyertakan, menganalisa, mengambil
sample dan mengekstrak data dari berbagai macam sumber, termasuk laporan yang
dicetak dari sebuah file.
Didesain
oleh Akuntan untuk Akuntan, IDEA menawarkan sebuah tampilan antar muka yang
intuitif termasuk fungsi point dan klik, menu bantuan, toturial dan multi
tampilan. Dengan kemampuan ukuran file yang tak terbatas, IDEA dapat mengakses
dan menganalisa data yang berukuran besar dalam beberapa detik saja,
membebaskan anda untuk menganjurkan manajemen dalam proyek tambahan dan
memberikan analisa yang mendalam. Menurut survey, lebih separo dari 100 Kantor
Akuntan Publik Besar di Amerika Serikat menggunakan IDEA untuk melakukan
analisis data yang diperlukan pada saat melakukan audit.
IDEA
adalah sebuah software audit yang dapat membaca data asli yang telah diimpor.
Field baru dapat dibuat, walaupun data asli tidak pernah diubah. Tidak seperti
Microsoft Access dan Microsoft Excel, yang memungkinkan pengguna untuk
melakukan manipulasi data yang telah diimpor yang dapat mengakibatkan kerusakan
data akibat pengeditan ataupun penghapusan data.
IDEA
juga bekerja secara otomatis memberikan satu macam dari masukan file control
keseluruhan dan statistic, yang dapat diperiksa setiap kali file tersebut
digunakan. Banyaknya fitur control memberikan jaminan penggunaan sebagai
kesatuan dari data yang dianalisis. Kontrol-kontrol tersebut dapat membuat
formulir yang cepat, mudah untuk menghasilkan control menyeluruh menghitung
record, jumlah uang ataupun total item dari field yang diseleksi ataupun
seluruh file, atau beberapa jumlah yang dipertimbangkan oleh auditor.
Penambahan
pengeditan field-field dapat ditambahkan pada database untuk komentar, untuk
mencocokkan item-item atau untuk mengoreksi data. Anda dapat menambahkan field
virtual untuk membuktikan perhitungan-perhitungan dalam sebuah database, melakukan
perhitungan-perhitungan baru dan rasio-rasio dari field-field yang ada tanpa
database atau untuk mengkonversikan data dari sebuah tife menjadi tife lainnya.
Field-field yang dapat diedit, berupa ruang kosong utuk memasukkan komentar
atau pernyataan-pernyataan yang disertakan dengan field virtual.
Statistik
dapat dihasilkan dari keseluruhan nomor dan field tanggal tanpa sebuah
database. Untuk setiap field numeric, nilai-nilainya seperti nilai bersih,
maksimum, minimum, dan nilai rata-rata seperti jumlah debet, kredit dan zero
value item yang diberikan. Untuk setiap field tanggal, statistic memberikan
informasi seperti tanggal terakhir dan harian dan analisis bulanan dari jumlah
setiap transaksi-transaksi yang terjadi.
Kegunaan
lain bagi kontrol audit adalah IDEA secara otomatis akan menghasilkan catatan
sejarah yang merekam setiap proses yang dilaksanakan oleh auditor, menunjukkan
jejak audit (audit trail) atau catatan seluruh operasi yang dilakukan pada
sebuah database. Informasi ini kemudian disajikan dalam sebuah daftar yang
dapat dikembangkan. Sejak catatan sejarah merekam seluruh proses yang
dijalankan pada masa lalu dalam sebuah data, pengguna dapat mengidentifikasi
bagian-bagian dari informasi yang didapat dari data asli. Setiap pengujian atau
fungsi yang dijalankan akan secara otomatis menghasilkan script/kode
pemrograman, yang kemudian dapat dicopy dalam IDEAScript editor (IDEAScript
adalah sebuah bahasa pemrograman yang kompatibel dengan visual basic). Kode ini
dberikan kepada pengguna dengan sebuah record yang dapat dicopy secara mekanis
dalam kertas kerja audit.
3.
APG (Audit Program
Generator)
Waktu,
biaya, tenaga, tanggal penyelesaian, adalah semua elemen yang harus
diperhitungkan ketika sebuah tim audit membuat perencanaan audit. Langkah
pertama dalam perencanaan audit tersebut akan dipersiapkan dalam sebuah daftar
perencanaan audit.
APG
memungkinkan tim audit mempersiapkan daftar perencanaan audit mereka. APG
memungkinkan tim audit untuk menambah, menghapus atau melakukan modifikasi
item-item individual dalam daftar perencanaan audit untuk menyesuaikan antara
pekerjaan auditor dengan keperluan klien mereka.
Daftar
perencanaan audit dari APG termasuk item-item untuk menetapkan:
§
Persetujuan
penerimaan tugas
§
Persetujuan
personel audit terhadap perikatan audit
§
Tingkat
independensi
§
Pengetahuan
terhadap kesatuan usaha
§
Taksiran kemampuan
audit
§
Surat Perikatan
§
Taksiran risiko
audit dan tingkat materialitas
§
Taksiran risiko
pengendalian
§
Tindakan-tindakan
melanggar hukum
§
Tingkat kesalahan
dan ketidakpatuhan
§
Prosedur
analitikal
§
Strategi audit dan
program audit
APG
dapat membantu dalam memenuhi standar auditing, mempertimbangkan struktur
pengendalian internal dalam sebuah laporan keuangan auditan. Standar auditing
mengharuskan auditor mendapatkan pemahaman terhadap tiga elemen dari struktur
pengendalian dan apakah kebijakan-kebijakan yang relevan, prosedur-prosedur dan
catatan-catatan yang mendasar telah diterapkan pada perusahaan yang diaudit.
Daftar
perencanaan berfungsi sebagai sebuah kontrol untuk memastikan bahwa semua
bagian struktur pengendalian internal telah diperiksa, dan ini menjadi bagian
pertama dari peralatan APG mengacu kepadanya.
Untuk
itu, maka pada APG disediakan sebuah form berisikan daftar pertanyaan untuk
mengetahui tingkat pengendalian internal pada perusahaan yang diaudit. Untuk
penggunaan daftar pertanyaan tersebut secara efektif, maka auditor harus
merecord tanggapan-tanggapan untuk pertanyaan-pertanyaan dan pekerjaan yang
dilakukan untuk melihat bahwa prosedur-prosedur yang diidentifikasi merupakan
kondisi aktual pada perusahaan yang diaudit. Dalam banyak kasus, sebuah
referensi dari kertas kerja dimana sebuah hasil pemeriksaaan disimpan, akan
menjadi kebutuhan penting dalam audit.
Setelah
melengkapi daftar pertanyaan tersebut, berikutnya APG akan mendesain tahapan
demi tahapan yang mendasari dalam pembuatan keputusan auditor seperti misalnya
: taksiran risiko pengendalian pada tingkat maksimum, dan bagaimana mengurangi
beberapa taksiran risiko. Dalam lembar kasus, auditor dapat mendesain pengujian-pengujian
khusus dalam bagian pengendalian internal dari program untuk memberikan jaminan
bahwa pengendalian dapat dipercaya untuk mengurangi risiko pengendalian dibawah
tingkat maksimum sebagai fungsi aktual untuk asersi laporan keuangan tertentu.
Setelah
dapat mengembangkan perencanaan untuk auditnya, keuntungan dari sebuah
perikatan audit dari struktur pengendalian, dibuat sebuah taksiran risiko
pengendalian, dan membuat beberapa analisis finansial pendahuluan. Berikutnya,
auditor siap untuk mengerjakan pengaturan dari perencanaan audit, dan program
pengujian substantive.
Program
audit akan dijilid untuk setiap perikatan audit. Setiap perikatan tersebut
berbeda dan meminta auditor untuk menggunakan keahlian professional mereka
untuk memformulasikan tahapan-tahapan audit yang dibutuhkan untuk memberikan
ukuran yang jelas, tingkat materialitas, dan tingkat objektivitas auditor
sebagai factor-faktor yang perlu dipertimbangkan.
Program
audit akan dijilid untuk setiap perikatan audit. Setiap perikatan tersebut
berbeda dan meminta auditor untuk menggunakan keahlian professional mereka
untuk memformulasikan tahapan-tahapan audit yang dibutuhkan untuk memberikan
ukuran yang jelas, tingkat materialitas, dan tingkat objektivitas auditor
sebagai faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan.
Hal
tersebut sangat sulit dan waktu yang dikonsumsi untuk mengembangkan program
audit sejak awal untuk masing-masing perikatan audit yang baru. Dan seperti
telah diuraikan sebelumnya bahwa APG dapat membantu pembuatan perancangan
program audit sejak awal mula atau menyediakan langkah-langkah yang diusulkan
untuk melakukan modifikasi terhadap kondisi-kondisi yang tertentu pada klien.
APG
telah didesain untuk dimulai dengan lima asersi:
§
Keberadaan atau
keterjadian
§
Kelengkapan
§
Hak dan kewajiban
§
Penilaian atau
pengalokasian,
§
Penyajian dan
pengungkapan
Kegunaan
lain dari APG adalah dapat digunakan untuk meninjau daftar pengungkapan dan
tingkat kepatuhan terhadap perpajakan. Hal ini dapat membantu auditor
memastikan bahwa laporan keuangan memenuhi semua unsur pengungkapan dan bahwa
perusahaan klien telah mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku.
4.
Microsoft Excel
Software
lain yang kemungkinan digunakan oleh Kantor Akuntan Publik dalam melakukan
audit berbantuan computer adalah dengan menggunakan Microsoft Excel.
Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa Microsoft Excel adalah program
aplikasi spreadsheet yang paling populer saat ini.
Dengan
kemampuannya membaca file database seperti DBF dan MDB, serta ditambah dengan
dukungan fungsi-fungsi/formula-formula yang ada, maka dapat dikatakan bahwa
Microsoft Excel juga dapat dijadikan sebagai software GAS.
Dengan
memilih menggunakan Microsoft Excel sebagai GAS, maka berarti Kantor Akuntan
Publik yang bersangkutan telah melakukan efisiensi biaya. Hal ini karena
Microsoft Excel adalah program aplikasi yang cukup populer, yang dapat
dipastikan ada pada setiap PC, terlepas dari apakah software tersebut asli atau
bajakan.
Cara
kerja audit berbantuan computer dengan Microsoft Excel sebenarnya hampir sama
dengan software GAS yang lain, yaitu setelah file data diimpor atau disalin,
maka selanjutnya dapat dilakukan pengolahan/manipulasi data sesuai keperluan
audit yang dilakukan, tentunya dengan menginputkan formula-formula yang
diperlukan.
Sekalipun
demikian, tetap harus diakui bahwa penggunaan Microsoft Excel untuk audit tetap
memiliki kekurangan dibandingkan dengan paket software yang memang dikhususkan
untuk audit. Hal ini karena file yang telah diimpor atau disalin bukanlah jenis
file read only sehingga sangat rentan kesalahan yang diakibatkan kesalahan
pengetikan dan pengeditan yang dilakukan. Keterbatasan lainnya adalah
keterbatasannya dalam mengenali dan membaca file sumber data, jika dibandingkan
dengan program seperti ACL dan IDEA yang mempunyai kemampuan membaca file dalam
banyak tife/ekstensi.
5.
AUDIT-Easy
Adalah
software yang digunakan untuk mengembangkan dan melakukan audit kepatuhan
internal dan eksternal.
6.
EZ-R Stats
Adalah
software audit dengan beberapa kegunaan sebagai berikut:
§
Mengidentifikasi
duplikasi, selisih-selisih, jumlah populasi, klasifikasi dan stratifikasi data,
univariate statistik, menentukan ukuran sample, persentil/quartile, histogram,
dan lainnya.
§
Menentukan
prosedur-prosedur seperti misalnya test Hukum Benford (Benford’s Law) besaran
nilai kumulatif moneter sampling, interval sampling,cross tabulasi,
§
Dapat digunakan
untuk melakukan beberapa pengujian statistik seperti Chi Square, pemeriksaan
nomor kartu kredit, penyusunan nomor keatas dan kebawah.
§
Menghasilkan
grafik – histogram, garis trend, grafik pareto, dan lain-lain
7.
QSAQ
Software
ini digunakan untuk menjadwalkan, mengelola analisis dan mengadakan internal
audit, penilaian, pengujian dan pemeriksaan. Software ini didesain untuk
mengorganisasikan, melangsungkan, mendokumentasikan, dan melaporkan dalam
internal audit dan eksternal audit.
8.
Random Audit
Assistant
Adalah
software untuk mendapatkan sample audit yang valid dari batasan audit yang
telah ditetapkan.
9.
RAT-STATS
Adalah
paket software statistik yang didesain untuk membantu auditor dalam menetapkan
sample audit secara acak dan mengevaluasi hasilnya.
10. Auto
Audit
Software
ini merupakan sistem informasi audit yang terintegrasi. Software ini
memungkinkan departemen audit untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dalam satu
database. Dengan fasilitas untuk menaksir risiko, perencanaan, penjadwalan,
kertas kerja, dan lainnya, maka menggunakan software ini merupakan pilihan yang
tepat untuk mengelola sebuah departemen audit.
11. GRC
on Demand
Adalah
software dengan kegunaan untuk manajemen pengendalian keuangan, otomatisasi
audit, risiko manajemen, teknologi informasi pemerintahan.

0 komentar:
Posting Komentar