Perbedaan antara kesalahan bisnis, kesalahan audit, dan
risiko audit
Dalam
pemakaian laporan keuangan, banyak para professional akuntansi kurang memahami
antara kegagalan bisnis, kegagalan audit juga risiko audit. Atas dasar inilah
terjadi tuntutan hukum terhadap kantorakuntan publik. Berdasarkan terminologi
yang membedakan tiga haltersebut dapat dibedakan sebagai berikut:
1. Kegagalan bisnis
Kegagalan
bisnis terjadi jika perusahaan tidak mampu membayar kembali utangnya atau tidak
mampu memenuhi harapan para investornya. Hal ini bisa disebabkan karena resesi,
keputusan manajemen yang buruk, atau persaingan yang tak terduga dalam industri
tersebut. Kasus yang paling ekstrem ialah kebangkrutan dari kegagalan bisnis.
1. Kegagalan audit
terjadi
jika auditor mengeluarkan pendapat audit yang salah karena gagal dalam memenuhi
persyaratan-persyaratan standar auditing yang berlaku umum. sebagai contoh,
auditor harus menugaskan asisten yang bermutu untuk menjalankan tugas audit karena
jika tidak, mereka akan gagal dalam menemukan kesalahan yang material.
1. Risiko audit
Risiko
audit adalah risiko dimana auditor menyimpulkan bahwa laporan keuangan
disajikan dengan wajar dan oleh karenanya dapat dikeluarkan pendapat wajar
tanpa pengecualian, sedangkan dalam kenyataannya laporan tersebut disajikan
salah secara material. Karena audit tak dapat diharapkan untuk mengungkapkan
semua kesalahan laporan keuangan yang material. Audit terbatas pada pemilihan
sampel, dan kesalahan yang disembunyikan dengan rapi sangat sulit ditemukan.
Oleh karena itu,ada resiko bahwa audit tidak akan mengungkapkan kesalahan yang material
dalam laporan keuangan.

0 komentar:
Posting Komentar