Norma adalah aturan
yang berlaku di kehidupan bermasyarakat. Aturan yang bertujuan untuk mencapai
kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan sentosa. Jadi, kita bisa tahu bahwa
ada banyak sekali definisi dari norma itu sendiri. Namun masih ada segelintir
orang yang masih melanggar norma-norma dalam masyarakat, itu dikarenakan
beberapa faktor, diantaranya adalah faktor pendidikan, ekonomi, sosial, dan
sebagainya. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat turut menjalani dan
mematuhi norma-norma yang berlaku di lingkungan kita sendiri, agar terciptanya
ketertiban dan ketentraman di sekitar kita. Lalu disini akan dibahas bagaimana
seharusnya seorang anggota masyarakat melaksanakan norma dalam kehidupannya.
PENERAPAN
NORMA DALAM MASYARAKAT
Dalam kehidupan bermasyarakat ada
berbagai norma-norma yang akan kita laksanakan dan patuhi. Ini merupakan kewajiban kita
sendiri sebagai anggota masyarakat. Norma-norma yang berlaku di masyarakat dapat diklasifikasikan
menjadi 5 jenis, yaitu norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, norma kebiasaan,
dan norma hukum.
1.
Norma Agama
Norma
agama adalah suatu norma yang berdasarkan ajaran atau kaidah suatu agama. Norma
ini bersifat mutlak dan mengharuskan ketaatan bagi para pemeluk dan
penganutnya. Yang taat akan diberikan keselamatan di akhirat, sedangkan yang
melanggar akan mendapat hukuman di akhirat. Agama bagi masyarakat Indonesia
mampu membentuk religius yang hidup penuh kesenangan jasmani dan rohani. Di
Indonesia, agama terbagi atas 5 bagian yaitu agama Islam, Kristen, Katolik,
Hindu, dan Budha.
Kemudian
dalam penerapannya dalam masyarakat :
Norma
agama Islam antara lain adalah kewajiban melaksanakan hukum Islam dan
rukun Imam.
Dalam
agama Kristen, kewajiban menjalankan sepuluh perintah Allah.
Dalam
agama hindu, kepercayaan terhadap reinkarnasi, yaitu adanya kelahiran kembali
bagi manusia yang telah meninggal sesuai karmanya, sesuai dengan kehidupan di
masa lampau.
Lalu dalam setiap
lingkungan masyarakat, pasti ada saja yang mengabaikan norma agama. Pelanggaran norma agama
merupakan pembangkangan terhadap perintah Tuhan, jika kita melanggar norma
agama, maka kita akan diberi sanksi yang disebut dosa. Adapun bentuk pelanggaran norma
agama ini :
·
menghina orangmencuri
·
berzinah
·
tidak berpuasa
·
tidak sholat
·
minum-minuman keras
·
berjudi
Sebagai manusia,
kita hendaknya selalu takut dan bertaqwa kepada Tuhan agar setiap hari kita
selalu diberikan berkat dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab
itu, kita harus mematuhi dan melaksanakan norma agama di tempat lingkungan kita
menjalin hubungan dengan sesama manusia.
2. Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia. Norma kesusilaan bersifat universal. Artinya, setiap orang di dunia ini memilikinya, hanya bentuk dan perwujudannya saja yang berbeda. Dengan norma kesusilaan, seseorang dapat membedakan mana yang dianggapnya baik dan mana yang dianggap buruk. Pelanggaran norma kesusilaan merupakan berupa sanksi pengucilan secara fisik ataupun rutin. Norma kesusilaan juga memberi kita petunjuk mengenai cara bersikap dan bertingkah laku dalam memutuskan yang ingin dilakukan, dihindari dan juga ditentang.
Tujuan norma kesusilaan adalah setiap orang dalam hidup dan kehidupannya memiliki sifat kesusilaan tinggi berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai makhluk paling sempurna.
Berikut merupakan beberapa penerapan norma kesusilaan dalam masyarakat :
- Bersikap dan bertingkah laku jujur
- Tidak memfitnah orang lain
- Menolong orang yang kesusahan
- Dilarang bersinah
- Tidak menghina orang lain
- Tidak berbuat curang atau menipu
- Selalu berbicara jujur dan tidak berdusta
Kemudian bentuk pelanggaran terhadap norma kesusilaan :
2. Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia. Norma kesusilaan bersifat universal. Artinya, setiap orang di dunia ini memilikinya, hanya bentuk dan perwujudannya saja yang berbeda. Dengan norma kesusilaan, seseorang dapat membedakan mana yang dianggapnya baik dan mana yang dianggap buruk. Pelanggaran norma kesusilaan merupakan berupa sanksi pengucilan secara fisik ataupun rutin. Norma kesusilaan juga memberi kita petunjuk mengenai cara bersikap dan bertingkah laku dalam memutuskan yang ingin dilakukan, dihindari dan juga ditentang.
Tujuan norma kesusilaan adalah setiap orang dalam hidup dan kehidupannya memiliki sifat kesusilaan tinggi berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai makhluk paling sempurna.
Berikut merupakan beberapa penerapan norma kesusilaan dalam masyarakat :
- Bersikap dan bertingkah laku jujur
- Tidak memfitnah orang lain
- Menolong orang yang kesusahan
- Dilarang bersinah
- Tidak menghina orang lain
- Tidak berbuat curang atau menipu
- Selalu berbicara jujur dan tidak berdusta
Kemudian bentuk pelanggaran terhadap norma kesusilaan :
- Tidak Jujur
- Tidak Adil
- Tidak menghargai dan menghormati orang lain
- Membunuh
- Berbuat Jahat terhadap sesama manusia.
- Norma kesusilaan sangat cocok untuk menguji hati nurani seorang manusia, apakah hati nuraninya murni atau tidak, dapat dilihat dari perbuatan manusia itu sendiri di dalam lingkungan masyarakat. Karena itu, kita juga seharusnya mempunyai hati nurani dan akhlak yang murni dan mulia, agar kita bisa menerapkan norma kesusilaan ini dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.

0 komentar:
Posting Komentar